SYAFRUDDIN, S.Pd,MM

Syafruddin, S.Pd, MM., lahir pada tanggal 8 April 1970 di Rao Kab...

Selengkapnya
MANYOSAH ONDA

MANYOSAH ONDA

Suatu kali saya bersama kawan satu sekolah berkunjung ke Payakumbuh. Pergi menghadiri pesta pernikahan. Kota ini agak spesial di hati saya karena dua hal, bahasa dan makanannya. Kalau kita mendengar beberapa orang Minang berbicara maka kita bisa membedakan mana orang Payakumbuh mana yang bukan. Intonasi dan dialeknya khas. Kalimat diucapkan berlenggok dan mendayu. Riang hati bila mendengarnya.

Selain itu diksi (pilihan kata) yang digunakan agak nyeleneh atau tak lazim dari kebiasaan umumnya. Tapi sedap. Misalnya kejadian waktu saya berkunjung itu. Tiba di lokasi baralek (pesta) kawan saya tadi kami berpapasan dengan sekelompok anak muda yang berkendera sepeda motor. Dengan wajah bersahabat mereka senyum dan menyapa, “Mau kemana pak?” Dengan sigap saya yang menjawab, “Mau menghadiri baralek ini”, dengan tak kalah sopannya sambil menunjuk lokasi pesta.

“Anak-anak bapak mau kemana nih?”, saya balik bertanya. “Mau manyosah onda pak”, jawab mereka dengan serempak. Tiba-tiba pecahlah tawa kami. Mereka pun saling pandang dan kami tertawa bersama-sama.

Begitulah pesona Payakumbuh. Mereka memilih kata manyosah dari pada mencuci. Maknanya sama-sama membersih sesuatu dari kotoran. Tapi kata manyosah biasanya digunakan untuk mencuci pakaian, bukan untuk benda yang lain apalagi onda (Honda, motor). Kalau manyosah itu akan terbayang bagi kita membersihkan sambil mengucek, serta menggundar (menyikat). Apalagi kalau manyosah itu di sungai maka akan lengkap dengan memukul-mukul pakaian diatas batu. Terakhir, untuk mengeringkan air maka pakaian akan diperas sampai kaku. Nah, begitulah kalau onda yang disosah. Hehe..

Dari segi kuliner, siapa yang tak kenal Payakumbuh. Banyak racikan tangan terampil yang mendunia berasal dari Payakumbuh seperti Randang Talua, Batiah, Gelamai, Bubua Cido, Martabak Kubang, Sate Danguang-Danguang, Bareh Randang. Semua makanan ini lezat dan mantap. Kalau tak percaya, datanglah.

Jangan lupa datang dengan motor. Sambil makan anda akan manyosah onda.***

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Senang diajak berbagi budaya Minang dan juga jenis kulinernya. Salam Literasi

13 Mar
Balas

Salam kembali. Nanti saya kirimi. Hehehe

14 Mar

Istilah yang unik tapi menarik untuk diketahui, luar biasa pak

20 Mar
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali